WRITE WHAT YOU DO AND DO WHAT YOU WRITE

Monday, April 26, 2010

Mind Mapping

Mind Mapping

Oleh: Hernowo

image

Tidak banyak sebenarnya buku-buku penulisan yang pernah saya baca. Buku Langkah Mudah Membuat Buku yang Menggugah karya Pak Hernowo merupakan salah satu buku menarik buat saya. Saya tertarik dengan konsep “mind mapping” yang Anda kemukakan, namun kurang begitu jelas. Bisakah Anda memberi saya gambaran detail, setidaknya sejauh yang Bung Hernowo pahami dan lakukan selama ini.

Tidak mudah menjelaskan konsep “mind mapping” lewat kata-kata. Saya akan memenuhi permintaan Anda dengan lebih menekankan pada konsep dan bukan teknik “mind mapping”. Pertama, arti harfiah “mind mapping” adalah “pemetaan pikiran”. Ini berarti bahwa apa yang ada di dalam pikiran kita dicoba dipetakan, yang cara pemetaannya menggunakan kata dan gambar. Kata menyimbolkan aktivitas otak belahan kiri dan gambar menyimbolkan aktivitas otak belahan kanan. Kata yang digunakan pun harus tak lebih dari dua kata dan jika bisa haya satu kata. Sementara itu, gambar yang dimunculkan tidak harus bagus. Gambar ini bisa berupa ikon, penanda, atau sekadar bentuk lingkaran atau segitiga. (Saya berharap Anda sudah pernah melihat wujud dari “mind mapping” ini.)

Kedua, jika dikaitkan dengan kegiatan menulis, “mind mapping” ini sangat berguna untuk membuka pikiran kita secara sangat-sangat bebas dan spontan. Tulisan yang bagus, salah satu cirinya, adalah kaya akan ide. Nah, “mind mapping” ini dapat membuat diri kita tiba-tiba memunculkan ide atau, jika sudah punya ide, “mind mapping” dapat membantu untuk mengembangkan dan memperkaya ide.

Ketiga, meski ini tidak mudah dikomunikasikan, “mind mapping” ini dapat menjadi pengganti “outlining” (pembuatan kerangka tulisan/outline) yang hanya memanfaatkan otak belahan kiri. Anda tidak harus membuang “outlining” ketika ingin belajar “mind mapping”. Anda dapat mempertahankan outline tulisan Anda, dan setelah itu coba outline Anda itu Anda kembangkan dengan menggunakan “mind mapping”. Hasilnya akan dahsyat!

Ketika saya menerapkan “mind mapping”, saya memetik beberapa manfaat berikut. Pertama, saya bisa melatih kegiatan otak belahan kiri dan kanan secara sadar. Kedua, saya menjadi lebih bebas dan hampir-hampir tak terbatas dalam mengeksplorasi apa yang tersimpan dalam diri saya. Ketiga, berbeda dengan “outlining”, “mind mapping” memudahkan saya untuk mencari kaitan antara satu materi atau ide dengan materi atau ide lain.

Selamat mencoba dan memetik manfaat dari “mind mapping”.[]

Sumber foto: gettyimages.com

http://www.mizan.com/index.php?fuseaction=emagazine&id=2&fid=20

Read More

Mind Mapping

 

Mind Mapping Ramadhan

 

Artikel ini bagian ke 1 dari 9 dalam Blogebook berjudul Amaliah Ramadhan

image

Sebentar lagi bulan Ramadhan tiba. Dan setiap tahun Ramadhan memang menjadi satu bulan yang diwajibkan bagi Umat Islam untuk menjalankan puasa wajib mulai dari imsak sampai magrib.

Ramadhan bukan sekedar tradisi yang menjadi ritual ibadah kepada Allah sebagai bukti keyakinan dalam Agama Islam. Namun dalam dimensi horisontal pun ibadah Ramadhan mempunyai banyak manfaat. Baik manfaat langsung maupun manfaat yang dijanjikan Allah SWT sebagai kewajiban umat untuk menyembahNya.

Iseng-iseng saya melakukan mind-mapping untk mengilustrasikan berbagai aktifitas ramadhan yang banyak dilakukan Umat Islam, maupun aktifitas yang barangkali hanya sedikit orang saja melakukannya secara khusus.

Starting point-nya saya mulai dari yang terasakan dan nyaris menjadi kebiasaan, yaitu naiknya harga sembako. Meskipun belakangan ini kita sering dikejutkan dengan lonjakan harga sembako, tapi sifatnya temporer. Misalnya karena mengikuti kenaikan BBM atau yang lainnya. Biasanya memang kambing hitam dijatuhkan kepada kenaikan BBM dan kenaikan biaya transportasi. Kenaikan bulan Ramadhan agak berbeda karena sudah menjadi “kebiasaan” para pedagang di Indonesia yang mendadak sontak menaikkan harganya. Entah kenapa, kebiasaan yang kontradiktif dengan tujuan Ramadhan pun terjadi seolah-olah di bulan Ramadhan “nafsu dan syahwat” berupa banyak “keinginan” menjadi-jadi , bukannya malah dikekang. Inilah Indonesia.

Dengan menggunakan starting point “Harga Naik” saya kemudian membuat brainstorming. Perangkat lunak yang syaa pakai yaitu “MindJet” memang saya gunakan untuk melakukan “mind map” dimulai dengan “brain storming” dari kata kunci “Harga Naik“. Hujan kata kunci pun saya hamburkan persis “hujan badai” mulai dari “hemat” , “tradisi”, ibadah, dzikir, fikr, ikhtiar, munajat, silaturahim, nyekar, dan lain sebagainya.

Setelah “Brain Storming” saya tinggal memilih menu untuk mengalihkan kelompok kata kunci itu dalam grup-grup kecil. Grup nya saya pilih  sebagai “node” dari berbagai kata kunci yang saya tuliskan. Jadi, saya tulis “Muslim”, “Silaturahim”, “Evaluasi”, dll.

Kemudian, setelah saya anggap selesai, hasilnya saya langsung konversikan menjadi “Mind Map” . Secara otomatis, susunan mind map yang sederhana dengan berbagai kata kunci itu pun berkumpul di sekitar tema sentral yaitu “Ramadhan”.

Weh, banyak juga yang bisa digambarkan dan diuraikan setelah kata kunci dan grup disusun ulang. Hasilnya, seperti yang bisa dilihat digambar Mind Map Ramadhan diatas. Gambar diatas mungkin masih belum lengkap, jadi masih perlu penghalusan dan pengelompokkan kembali hingga menjadi final sebagai Mind Map Bulan Ramadhan.

Lumayan juga buat mengisi waktu bulan Ramadhan yang saya rencanakan untuk membuat proyek Mind Map kecil-kecilan sambil mengevaluasi banyak hal dalam kehidupan kita. Semoga cacatankecil ini bermanfaat bagi kita semua.

 

Sumber:

http://atmonadi.com/?p=30

Read More

Mind Mapping

 

Mind Mapping Mudahkan Proses Belajar

 

BAGI sebagian anak-anak, belajar adalah hal yang tidak mudah dilakukan. Bahkan sering kali belajar membuat mereka stres dan tidak nyaman. Bagaimana solusinya? Menurut pakar manajemen otak dari The Brainic Institute, Sutanto Windura, bisa jadi kesulitan belajar pada anak disebabkan cara belajar yang tidak sesuai dengan cara kerja alami otak.

Contohnya, belajar dengan cara membaca atau menghafal teks tulisan. Dalam hal ini, yang lebih aktif berperan adalah otak bagian kiri. Sebab otak bagian itulah yang bertugas memproses kata-kata. Padahal, memori otak kiri bersifat ingatan jangka pendek. Karena itu, besar kemungkinan hafalan mudah terlupakan. "Untuk itu, dalam belajar, peran otak kanan juga harus diberi porsi lebih besar. Salah satu

caranya dengan metode mind mapping," ujar Sutanto dalam seminar bertajuk The Power of Mind Mapping yang digelar PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI), Sabtu (16/1) di Jakarta. Kegiatan itu merupakan rangkaian dari program gaya hidup idaman yang menjadi salah satu kegiatan corporate social responsibility (CSR) CNI.

Sutanto menjelaskan, mind mapping menyeimbangkan peran otak kanan dan kiri. Cara ini meliputi penggunaan kata kunci dan gambar. Perpaduan dua hal tersebut akan membentuk sebuah asosiasi yang paling sesuai dengan preferensi anak. Ketika anak melihat kata dan gambar tersebut akan terjelaskan ribuan kata yang diwakilinya.

"Setiap anak bisa mempelajari teknik mind mapping ini," kat Sutanto. (Nik/S-5)

Sumber:

http://bataviase.co.id/detailberita-10535736.html

Read More

Lomba LKS SMK

SMK NEGERI 1 BANGKINANG RAIH JUARA UMUM LKS SMK   SE-KAMPAR

clip_image002

Untuk mencari bibit unggul dalam bidang ketrampilan siswa khususnya tingkat SMK se-Kabupaten Kampar dan sekaligus akan mewakili Kampar dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat propinsi Riau di Dumai, maka Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kampar menyelenggarakan kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK pada tanggal 11 – 12 April 2010,

Kegiatan ini melombakan 15 cabang sesuai dengan jumlah program diklat yang ada di SMK kabupaten Kampar dan dilaksanakan di 4 tempat yaitu SMK N 1 Bnagkinang Untuk Lomba Web desain, Animasi, Debat Bahasa Inggris, dan Teknik Komputer Jaringan , di SMK YPTN Bangkinang Teknik Otomotif dan Bangunan, di SMK PGRI Bangkinang Bidang multimedia, akutansi dan managemen dilaksanakan. Sedangkan bidang agronomi dan bidang pertanian dilaksanakan di SMK Dwi Dharma.

Dalam kegiatan LKS, SMK Negeri 1 Bangkinang berhasil keluar sebagai juara umum dengan meraih 6 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Disusul oleh SMK YPTN Bangkinang dan SMK PGRI Bangkinang. Medali emas (juara I) diperoleh melalui bidang lomba Teknik computer jaringan atas nama Didik Sudyana, Bidang Teknik Elektronika atas nama Dedi Koeswoyo, Bidang Animasi Slamet Sofyansyah, Bidang Refregrensi Sahat Mulatua, bidang Teknik Las Amal Zul Ichlas, Mesin Produksi diwakili oleh Novalindo

Sedangkan bidang Debat bahas Inggeris dan Teknik Otomotif meraih juara II dan perancangan Web meraih juara III.

Pengumuman & penyerahan hadiah pemenang LKS ini dilaksanakan di Wisma Bangkinang Baru pada selasa siang, dihadiri oleh Sekretaris DIKPORA Kampar Drs. H. Khairullah Chan, Kasi tenaga Dian Bhakti, MM, Kasi Kurikulum Drs. Abu Nawas dan kepala SMK se Kampar.

Penyerahan hadiah diberikan oleh Sekretaris Dikpora Kampar Drs. H. Khairullah Chan dan diterima oleh Waka Humas SMK Negeri 1 Bangkinang Yusrin, S.Pd yang didampingi oleh Pembina OSIS Robby Hendra dan Kaprodi TKJ Fajri M. Hanif.

Dengan hasil ini, maka 6 siswa SMK Negeri 1 Bangkinang akan mewakili Kampar bersama 9 siswa dari SMK lain dalam kegitan lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat propinsi yang akan diadakan di Kota Dumai pada tanggal 21 – 26 April 2010 yang akan datang.

Menanggapi hasil ini, Kepala SMK Negeri 1 Bangkinang Drs. ALI AMRAN mengaku puas, karena dibanding dengan LKS tahun sebelumnya, maka jumlah utusan SMK N 1 Bangkinang meningkat dari 3 orang menjadi 6 siswa. Beliau berharap siswa-siswa yang diutus ini dapat meraih hasil terbaik dan dapat lolos untuk mengikuti LKS tingkat nasional di Jakarta pada akhir Mei ini. Semoga. (Ysr)

Read More

Mind Mapping

AYO, Petakan Hidup dengan Mind Mapping Software

Memetakan ide yang sering berseliweran di pikiran memang belum populer bagi sebagian orang di negeri ini. Padahal sejarah mencatat, seringkali ide besar lahir dari metodologi pencatatan atau sekarang dikenal dengan istilah mind map.
Aktivitas mind map kini makin mengasyikkan karena telah banyak beredar software yang menjadi tools-nya. Pilihannya bisa dengan memanfaatkan sofware berbayar maupun open source. Software mind map gratisan yang bisa dipilih, di antaranya FreeMind, Semantik, Pimki, dan View Your Mind. Sedangkan untuk software mind map berbayar, yang telah beredar antara lain Mindjet, 3D Topicsape, ConceptDraw MindMap, HeadCase, dan Inspiration. Tak ketinggalan tentunya, software dari Tony Buzan -- penemu mind map -- yaitu iMindMap.
Yang tak kalah menarik, kini juga tersedia wikipedia dalam bentuk mind map yang bisa dicoba pada situs www. wikimindmap.org. Tak berbeda dengan situs wikipedia.org, wikimindmap.org juga membantu siapapun dalam mencari artikel-artikel. Hanya bedanya, sekarang ditampilkan dalam bentuk gambar dan mind map!
Begitu menariknya gambaran tentang mind map dan sekarang ditambah kemudahan mengaplikasikannya dengan bantuan software mind map terasa hambar jika pemakainya belum paham tentang software yang satu ini. Pengetahuan dasar tentang mind map disarankan untuk dikuasai dulu, baik melalui referensi buku-buku maupun ribuan artikel yang bisa diunduh melalui internet. ‘Paman’ Google akan siap membantu Anda belajar dan mengeksplorasi mind map sebelum Anda menggunakan software ini.
Untuk merasakan manfaat software tersebut, Redaksi HC beberapa waktu lalu berkesempatan mengikuti workshop yang diadakan oleh ServiceLeadership, di Apartemen Batavia Jakarta, dengan mengaplikasikan langsung software MindJet Mind Mapping Manager 2007.
Berbaur dengan puluhan peserta yang berangkat dari beragam profesi dan perusahaan terkemuka, peserta dipandu step by step oleh Dr. Suryadiputra Liawatimena, seorang MindJet Certified Trainer. Mulai dari installing program sampai plethak-plethuk mencoba berbagai fitur yang tersedia dalam Mind Mapping Manager tersebut. Bayangan bahwa program ini harus dijalankan dengan latar belakang keahlian komputer kelas advance langsung buyar saat Suryadi dengan renyah memperlihatkan cara-cara mempergunakan software mind mapping.
“Asal bisa mengetik serta mengenal fungsi insert dan delete sudah cukup kok,” ujar Suryadi yang langsung membuat nyaman para peserta dan tidak minder duluan. Sembari mendengarkan penjelasan singkat dari buku manual software MindJet Mind Mapping Manager 2007, peserta pun asyik mempraktikkannya dari laptop masing-masing.
Jumlah peserta yang tidak banyak membuat suasana workshop terasa kondusif karena setiap ada yang kebingungan, langsung tunjuk tangan dan Suryadi pun dengan gesit mendekat dan membantu peserta yang kesulitan melakukan data entry atau kurang paham dengan fitur-fitur tertentu.
Dalam kesempatan senggang, Suryadi menceritakan asal muasal software ini. Mind Mapping Manager 2007 dirancang oleh perusahaan software yang bermarkas di Amerika Serikat, bernama MindJet. Software ini diperuntukkan bagi para pelaku bisnis, meski tidak menutup kemungkinan dipergunakan juga oleh anak-anak. “Saking simpelnya software ini bisa dipakai oleh anak usia TK sampai dengan professor,” sebut Suryadi.
Kelebihan software ini dengan cara-cara manual yang jamak digunakan merujuk pada metode Tony Buzan, imbuh Suryadi, terletak kepada fleksibilitas yang serba computerized sehingga lebih praktis. Berangkat dari memetakan ide besarnya hingga membuat beberapa anak cabang ide, software ini terasa ringkas dengan sekali klik.
Malah di anak cabang ide bisa ditambahkan beragam fitur lain seperti teks dengan beragam jenis font dan warna yang diinginkan, termasuk fasilitas gambar. Cara ini tentu saja sangat revolusioner ketimbang langkah-langkah linear dalam pencatatan notulensi rapat atau dalam hal penyimpanan file-file. “Karena metode ini sudah langsung membuat hyperlink di antara anak cabang yang satu dengan lainnya,” katanya.
Software ini, lanjut Suryadi, sangat powerfull untuk digunakan dalam presentasi, sesi knowledge managament untuk pengembangan sumber daya manusia di perusahaan, dan cocok pula untuk profesi jurnalis atau peneliti yang akrab dengan pembuatan artikel, laporan maupun jurnal. Bahkan, ia berani mengatakan, lebih bagus menggunakan mind map ketimbang Powerpoint. Fungsi filling cabinet bagi seorang sekretaris maupun event organized akan jauh terasa bedanya dengan mengoptimalkan software ini.
Inti dari metode yang ditawarkan oleh Mind Mapping Manager 2007, kata Suryadi, adalah penghematan waktu yang bisa dilakukan penggunanya. Pekerjaan-pekerjaan yang dulunya membutuhkan waktu berhari-hari bahkan bermingu-minggu, dengan software ini bisa diringkas hanya dalam beberapa jam.
Sementara itu, Susanto Edy P, salah satu Buzan Licensed Instructor yang mendapatkan sertifikat langsung dari Tony Buzan di London-Inggris, mengatakan bahwa mind map sudah teruji manfaatnya. Ia bercerita, Naufal, anaknya yang sekarang duduk di kelas 1 SMP Al Zahra Indonesia, Ciputat, suatu kali dipanggil gurunya karena nilainya jeblok. “Waktu itu nilainya kebanyakan 45,25 dan yang membuat panik, masa ujian kurang dari 1,5 bulan. Akhirnya saya lakukan pendekatan mind map untuk dia belajar,” kenang Susanto.
Hasilnya sungguh di luar dugaan. Dalam waktu singkat, imbuh Susanto, prestasi Naufal melejit dan angka pelajaran yang didapatnya rata-rata 82,70. “Mind map is the best,” komentar Naufal yang mendampingi ayahnya kepada HC.
Berangkat dari ilmu tentang mind map dan keberhasilan yang diraih oleh anaknya sendiri ini, Susanto kini rajin melakukan sosialisasi metodologi pemetaan pikiran. Khusus untuk mind mapping software, Susanto menjadi salah satu channel distribusi produk resmi Tony Buzan, yakni iMind Map. Sedangkan untuk teknik mind map dasar, Susanto mendirikan Study Club yang diberi nama Super Map, di daerah Pamulang yang dikhususkan untuk proses belajar bagi anak-anak usia sekolah.
“Terus terang cara belajar model mind map yang mengoptimalkan otak kiri dan otak kanan masih belum banyak dikenal. Susahnya, cara-cara yang dipakai di kebanyakan sekolah saat ini tidak mendukung. Anak-anak dijejali dengan pelajaran-pelajaran yang menggunakan otak kiri. Otak kanannya benar-benar tidak diajarkan agar dioptimalkan,” jelas Susanto.
Metode pembelajaran sekarang, imbuh Susanto, membuat anak didik sering merasa sulit belajar, susah berkonsentrasi, daya tangkap lemah, kurang bertanggung jawab, kurang kreatif, dan otomatis prestasinya pun kurang. “Kurikulum kami berbeda dengan cara-cara konvensional. Titik tekannya adalah, memanfaatkan mind mapping, mengoptimalkan memori otak kiri dan kanan, memberikan keseimbangan art melalui teknik melukis, menggambar dan bermain musik sehingga anak-anak merasa fun saat belajar dan pada saat inilah pelajaran akan mudah masuk. Dijamin berprestasi atau uang kembali,” papar Susanto.

Sumber:

http://www.portalhr.com/majalah/edisisebelumnya/teknologi/1id1267.html

Read More

Mind Mapping

 

Memetakan Digital Campaign Dengan Teknik Mind Mapping

 

Teknik curah gagasan (brainstorming) dengan cara Pemetaan Pikiran saat ini sudah dikenal luas di berbagai bidang pengembangan sumber daya manusia, sosial, rekayasa, sains, dll. Penerapannya mencakup manajemen organisasi, penulisan, pembelajaran, pengembangan diri, perencanaan proyek, dll. Namun, yang paling potensial adalah dalam bidang pengembangan diri serta penerapannya di wilayah profesi masing-masing.

Menurut definisi Wikipedia versi Indonesia,

Pemetaan Pikiran (Mind Mapping) adalah yaitu suatu metode untuk memaksimalkan potensi pikiran manusia dengan menggunakan otak kanan dan otak kirinya secara simultan. Metode ini diperkenalkan oleh Tony Buzan pada tahun 1974, seorang ahli pengembangan potensi manusia dari Inggris.

Secara praktis, Mind Mapping merupakan curah gagasan yang bebas dengan bantuan grafis, teks, maupun multimedia. Hanya, disini diperlukan Central Idea, atau Ide Utama yang dijadikan sebagai fokus curah gagasan.

Ide utama, adalah suatu kata kunci yang akan menjadi pusat gravitasi bagaimana gagasan-gagasan lainnya muncul. Kata-kata kunci itu kemudian disusun kembali dan ditandai dengan simbol, gambar, foto, teks, video, ataupun penanda lainnya. Masing-masing penanda paling baik kalau dikaitkan dengan gagasan yang bersifat asosiatif dan mampu dikembangkan lebih jauh untuk mencari solusi yang tepat disekitar masalah yang sedang dibahas.

Secara umum, Tony Buzan menguraikan struktur dasar Pemetaan Pikiran   sbb:

  1. Mulai dari tengah dengan gambar Tema, gunakan minimal 3 warna.
  2. Gunakan gambar, simbol, kode, dan dimensi diseluruh Peta Pikiran yang dibuat.
  3. Pilih kata kunci dan tulis dengan huruf besar atau kecil .
  4. Tiap kata/gambar harus sendiri dan mempunyai garis sendiri.
  5. Garis-garis itu saling dikaitkan, mulai dari tengah yaitu gambar Tema Utama. Garis bagian tengah tebal, organis, dan mengalir dari pusat keluar, menjulur seperti akar, atau pancaran cahaya.
  6. Buat garis sama panjangnya dengan gambar/kata.
  7. Gunakan warna – kode rahasia sendiri di peta pikiran yang dibuat.
  8. Kembangkan gaya penuturan, penekanan tertentu, dan penampilan khas di Peta Pikiran yang dibuat. Jadi peta pikiran setiap orang tidak harus sama, meskipun tema yang dibahas sama.
  9. Gunakan kaidah asosiatif di peta pikiran yang dibuat.
  10. Biarkan peta pikiran itu jelas, menggunakan hirarki yang runtun, urutan yang jelas dengan jangkauan sampai ke cabang-cabang paling ujung.

Pemetaan pikiran diatas, merupakan langkah praktis kalau kita tidak menggunakan alat bantu dijital, semisal aplikasi Mind Map. Kalau kita gunakan aplikasi Mind Map, maka bentuk-bentuk grafis tergantung pada pustaka yang disediakan aplikasi.

Saat ini, aplikasi Mind Map terdapat dalam versi desktop maupun web base. Aplikasi desktop yang terkenal misalnya Mind Manager, XMind , MindMapper, IMindMap, DropMind, NovaMind, Mind Visualizer, dll. Aplikasi Mind Map berbasis web misalnya Bubbl.Us  dan Mind42.Com.

Kali ini saya mencoba Mind42.Com untuk melakukan Mind Mapping untuk Central Idea “Digital Campaign”. Digital Campaign merupakan serangkaian program kampanye yang di desain secara sistematis melalui media dijital, baik konvensional maupun konvensional, dalam jangka waktu tertentu, dan dengan tujuan tertentu. Digital Campaign bukan sekedar promosi atau beriklan. Namun, ia merupakan suatu proses untuk menciptakan “Lingkaran Pengaruh” atas suatu masalah, atau atas suatu produk. Jadi,  penyampaiannya tidak selalu to-the-point namun melalui suatu proses yang lebih menekankan pada aspek interaktifitas antara si penyampai pesan dengan target atau sasaran yang dituju. Karena itu, umumnya Digital Campaign akan berhubungan dengan bagaimana komunitas-komunitas dibangun dan diarahkan untuk melakukan suatu proses perubahan yang lebih nyata.

Dalam memetakan Digital Campaign ini, perlu dilakukan apa saja yang sekiranya mempengaruhi Digital Campaign. Brainstorming kemudian dituliskan secara acak untuk kemudian disusun kembali dalam jangka waktu singkat. Jadi, proses ini dikatakan mencurahkan dengan cepat. Bahkan mungkin tanpa perlu dipikirkan dulu dengan seksama, yang penting tulis saja langsung apa yang menggantung di pikiran Anda. Kemudian curah gagasan ini dikelompokkan kembali menjadi bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya. Jadi, proses Mind Mapping sebenarnya persiapan konseptual secara menyeluruh dari seluruh proyek kampanye yang akan dilakukan.hasil akhirnya tentu saja adalah action plan yang harus dilaksanakan sesuai dengan jadwal, biaya dan sumber daya yang tersedia.

Berikut ini hasil dari Mind Mapping untuk Ide tentang “Digital Campaign”. Hasil ini bersifat generik, umum, dan dapat diterapkan serta dimodifikasi sesuai dengan keperluan.

Sumber:

http://bubuawards.com/blogba2009/memetakan-digital-campaign-dengan-teknik-mind-mapping/

Read More

Mind Mapping

Mind Mapping

Mind Map adalah salah satu sistem HOW TO LEARN yang paling penting jika mau menggunakan otak secara efektif dan efisien dalam belajar.
Penggunaan Mind Map akan menyebabkan proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan mendorong seseorang untuk mandiri belajar serta sukses dalam rangkaian pencapaian tujuannya.

Bukan itu saja,
ternyata Mind Map juga bisa menjadi media kita menyatakan sesuatu dalam pola diagram!
Lebih mudah, lebih ilmiah, dan lebih terbaca apa yang ingin kita ungkapkan!

Cobalah ber-mind mapping untuk mengeluarkan semua isi kepala dan isi hati kita!
Ungkapkanlah dalam mind mapping! Ini bisa dijadikan salah satu alternatif baru untuk nge-BLOG!

Tidak percaya?
Coba deh!

Download aplikasi mind mapping.

image 

GRATIS!
FREE MIND
di sini!
Video Tutorial Free Mind

Tutorial Free Mind : PDF online:

image
http://www.open-of-course.org/courses/mod/resource/view.php?id=72

Bila sudah mencobanya,
segera share-kan hasil mind mapnya kepada banyak orang!
Blog-kan hasil mind map-nya!
UPLOAD file mind map di sini.

image
Lihat GALERI BLOG MIND MAP

di sini!

referensi mengenal lebih dalam soal Mind Mapping :
- Wikipedia
- Buku Mind Map - Langkah Demi Langkah

Sumber:

http://www.bloggaul.com/index_mindmap.htm

Read More

Mind Mapping

Cara Baru untuk NgeBlog!

image

Mind Map adalah salah satu sistem HOW TO LEARN yang paling penting jika mau menggunakan otaknya secara efektif dan efisien dalam belajar.
Penggunaan Mind Map akan menyebabkan proses belajar yang menyenangkan dan mendorong sesorang untuk mandiri belajar serta sukses dalam rangkaian pencapaian tujuannya. 

 

Bukan itu saja,
ternyata Mind Map juga bisa dijadikan media untuk menyatakan sesuatu dalam rupa pola diagram!
Lebih mudah, lebih ilmiah, dan lebih terbaca apa yang ingin kita ungkapkan!
Kita bisa ngeblog ala mind mapping!
Cobalah ber-mind mapping untuk mengeluarkan semua isi kepala dan isi hati kita!
Ungkapkanlah dalam mind mapping! Ini bisa dijadikan salah satu alternatif baru untuk ber-blogging!

image

Tidak percaya?
Coba deh!

Read More

Mind Mapping

Teknik Mencatat Kreatif dengan Mind Mapping

image

Pernahkah Anda mendengar Mind Mapping atau Peta Pikiran? Mind Mapping adalah sebuah cara mencatat dengan memanfaatkan bagaimana otak bekerja. Teknik ini diperkenalkan oleh Tony Buzan, seorang ahli dan penulis produktif di bidang psikologi, kreativitas dan pengembangan diri.

Menurut Buzan, otak bekerja dengan gambar dan asosiasi, dan cara mencatat Mind Mapping juga mengandalkan gambar dan asosiasi tersebut.

Saya mengenal Mind Mapping pertama kali pada tahun 1995 ketika duduk bangku SMU dan sejak itu menjadi pengguna rutin teknik mencatat yang kreatif ini. Pada awalnya mencatat dengan cara ini terasa aneh karena menggunakan gambar dan kata-kata yang singkat. Tapi setelah terbiasa, cara ini sangat nyaman dan bisa disesuaikan dengan preferensi Anda. Berdasarkan pengalaman pribadi, saya bisa mencatat 1 bab materi teks book yang cukup kompleks terdiri dari sekitar 30 halaman dalam satu lembar catatan Mind Map ukuran A4.

Bagaimana Memori Bekerja

Sebelum melihat lebih lanjut tentang Mind Mapping, saya ingin menjelaskan bagaimana daya ingat bekerja. Secara sederhana, daya ingat terkait dengan persepsi, perhatian yang Anda berikan (attention), dan proses berpikir atau memahami (reasoning).

Informasi yang Anda terima akan dikaitkan dan saling terhubung dengan informasi yang sebelumnya telah diketahui atau dialami. Dengan demikian, secara alamiah manusia memilih informasi apa yang disukainya untuk diingat dan informasi apa yang tidak ingin disimpan. Proses memanggil kembali informasi ini bergantung kuat pada asosiasi yang dibentuk. Semakin kuat asosiasi sebuah informasi akan semakin mudah diingat dan dipanggil kembali.

Selain itu aspek emosi juga memegang peranan penting dalam daya ingat. Itu kenapa informasi yang memiliki aspek emosi akan lebih mudah diingat dan cenderung sulit dilupakan. Masih ingatkah Anda ketika bertemu belahan hati yang sekarang sudah menjadi istri? Masihkah Anda bisa mengingat getaran-getaran asmara pada saat itu?

Bagaimana Mind Mapping Bekerja

Setelah Anda mengetahui cara memori atau daya ingat bekerja, sekarang kita akan melihat hubungannya dengan Mind Mapping. Pada teknik Mind Mapping, Anda akan mencatat menggunakan kata kunci (keyword) dan gambar. Perpaduan dua hal tadi akan membentuk sebuah asosiasi di kepala Anda dan ketika Anda melihat gambar tersebut maka akan terjelaskan ribuan kata yang diwakili oleh kata kunci dan gambar tadi.

Berikut contoh sederhana: Coba bayangkan kata “jeruk”. Ketika Anda membayangkan sebuah jeruk, maka Anda melihat buah yang berwarna kuning, rasa yang kadang manis dan kadang sedikit asam, atau segelas jus jeruk yang menyegarkan.

Pernahkah ketika mendengar kata jeruk yang terbayang di benak Anda adalah huruf-huruf J-E-R-U-K? Kecil kemungkinan hal itu yang Anda bayangkan. Demikianlah dalam Mind Mapping, Anda cukup menuliskan kata kunci yang mewakili dan gambar yang paling sesuai dengan asosiasi dan preferensi Anda.

Dalam membuat Mind Mapping juga disarankan menggunakan warna. Cara ini akan mempermudah Anda untuk menyusun pokok pikiran yang berbeda serta memperkuat efek asosiasi yang dibentuk oleh kata kunci-gambar-warna.

image

Dengan demikian Mind Mapping menjadi cara mencatat yang mengakomodir cara kerja otak Anda secara natural. Berbeda dengan catatan konvensional yang ditulis dalam bentuk daftar panjang ke bawah, maka mind mapping mengajak Anda untuk membayangkan suatu subjek sebagai satu kesatuan yang saling berhubungan.

Jika menggunakan catatan konvensional, Anda harus menghafal daftar panjang yang Anda buat dan seringkali ada yang terlewati. Sebaliknya dengan mind mapping, secara mental Anda membangun sebuah gambar yang dapat dibayangkan. Ketika gambar tersebut muncul dalam benak Anda, maka seluruh penjelasan yang terkandung di dalamnya akan terjelaskan.

Membuat Catatan Mind Map Pertama Anda

Untuk membuat mind map tidak sulit. Yang Anda butuhkan adalah:

  • Kertas putih bersih. Disarankan menggunakan kertas yang cukup lebar kira-kira ukuran A4. Jangan gunakan kertas bergaris karena akan mengganggu gambar yang Anda buat
  • Pensil, spidol warna-warni
  • Kreativitas dan imajinasi Anda

Contoh berikut saya ambil dari buku Tony Buzan berjudul “How To Mind Map”.

Misalkan Anda ingin membuat catatan tentang Merencanakan Sebuah Presentasi. Maka langkah yang harus dilakukan adalah:

  • Tulis judul di tengah-tengah kertas dan beri gambar yang sesuai untuk memudahkan mengingat judul tersebut.
  • Buat cabang utama terkait topik tadi misalkan untuk merencanakan sebuah presentasi Anda perlu membuat Mind Map.
  • Teruskan dengan membuat cabang-cabang utama lainnya dan gunakan warna berbeda.
  • Ingat beri label setiap cabang hanya dengan kata kunci saja. Semakin sedikit semakin baik. Anda mencatat bukan untuk menghafal melainkan untuk memahami dengan bahasa Anda sendiri.
  • Selanjutnya dari tiap cabang buat sub cabang untuk hal-hal yang saling berhubungan.
  • Gunakan garis-garis lengkung dan alur yang nyaman buat Anda. Tidak ada aturan khusus dalam membuat mind mapping sebab Anda-lah sang seniman.
  • Jika ada hal-hal yang berhubungan pada sub yang berbeda, Anda bisa menarik garis sebagai pengingat adanya kaitan antara kedua hal tersebut.
  • Selesai

Berikut contoh Mind Map yang saya ambil dari buku Tony Buzan, “How To Mind Map”

image

Dengan catatan ini Anda akan dengan mudah mengingat ada empat hal yang harus dipersiapkan dalam merencanakan presentasi. Dengan alur-alur yang diberi label kata kunci tertentu dan gambar Anda dapat membayangkan dan memahami keseluruhan catatan yang Anda buat tanpa harus menghafal. Menarik bukan?

Beberapa Contoh Mind Map

Berikut beberapa contoh Mind Map yang saya buat ketika kuliah dulu di bidang Ekonomi dan Marketing sekitar 10 tahun yang lalu. Mohon dimaafkan mind map ini kurang mengikuti kaidah penggunaan warna karena saat itu saya tidak punya pensil warna warni. Setiap lembar catatan tersebut merupakan rangkuman 1 bab yang saya pelajari. Ketika akan menjalani ujian, saya cukup mengandalkan beberapa lembar catatan tadi dan melakukan review 30 menit sampai 1 jam ketika banyak orang lain akan begadang semalaman untuk mempersiapkan diri.

image

image

 image

Dan jika harus menjelaskan kembali isi dari catatan tersebut setelah sekian tahun, Insya Allah saya masih bisa melakukannya dengan runtut dan lengkap. Mudah-mudahan ini memotivasi Anda untuk membuat catatan yang kreatif dan bertahan seumur hidup.

Pada posting berikutnya saya akan menjelaskan bagaimana merangkum bahan bacaan Anda ke dalam satu lembar catatan mind map. Saya juga akan membahas bagaimana menggunakan mind map untuk berbagai keperluan misalkan: catatan untuk sebuah pidato atau presentasi, brainstorming, dan masih banyak lagi. Doakan semoga saya diberikan waktu dan kekuatan untuk menuliskannya. Selamat mencoba.

Sumber:

http://www.muhammadnoer.com/2009/03/teknik-mencatat-kreatif-dengan-mind-mapping/

Read More

Monday, April 5, 2010

Mind Mapping

 

Pemetaan Pikiran (Mind Map)

 

Catatan adalah instrumen penting dalam belajar pada seluruh jenjang pendidikan. Dahulu sebelum tugas pendidik sebanyak sekarang banyak yang  menempatkan aktivitas memeriksa catatan sebagai kegiatan penting untuk mengukur kesungguhan siswa belajar. Namun, sekarang setelah pendidik makin sibuk dengan kewajiban mengelola administrasi pembelajaran dan sumber belajar yang siswa gunakan semakin variatif, banyak sekolah yang kurang peduli terhadap catatan siswa.. Masalahnya adalah banyak sekolah yang kurang menyadari betapa pentingnya  melatih dan memperhatikan peserta didik agar lebih kreatif dalam menyusun catatan belajar yang efektif.

Tanpa usaha penanganan melatih siswa untuk mendokumentasikan informasi dalam bentuk  catatan yang praktis serta dapat menunjang berkembangnya kapasitas daya pikir, mengembangkan inovasi dan mendorong siswa semakin mengerti bagaimana seharusnya belajar, kapasitas belajar siswa belum dapat sekolah optimalkan.

Dalam tingkat persaingan mutu yang semakin ketat, pendidik mestinya dapat mengembangkan kreativitas dan daya inovasinya dalam merancang pemberdayaan catatan siswa sebagai salah satu strategi  untuk meningkatkan kapasitas daya saing sekolah. Hal ini penting dalam mencari  solusi perbaikan mutu siswa saat  menghadapi ujian akhir dengan jumlah mata pelajaran yang banyak, materi yang harus siswa kuasai juga banyak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Dengan memetakan pikiran dalam bentuk mind map dapat membantu siswa mengelola informasi yang luas dalam catatan yang praktis dan efisien.

Alih-alih dari kontroversi berbagai masalah dalam pendidikan, mari mempersiapkan siswa agar mampu memahami lebih  komprehensif dengan cara yang lebih menyenangkan. Memanfaatkan potensi alamiah otak  siswa yang tidak selalu senang menghapal, namun lebih dapat memberdayakan kecerdasan karena ilmu pengetahuan dikemas dalam peta pikiran bukan pada butir-butir kecil yang harus direkam dalam bentuk ingatan.

Mind map atau pemetaan pikiran merupakan satu bentuk metode belajar yang efektif untuk memahami  kerangka konsep materi pelajaran. Keragaman materi pada berbagai mata pelajaran dikemas dalam disain pikir yang artistik dan kreatif. Lebih menari perhatian.  Mind map juga dapat guru latihkan agar siswa belajar tentang yang guru ajarkan. Masalahnya, tanpa strategi ini dapat terjadi siswa mempelajari yang buka guru sedang ajarkan.

Berikut ini sebuah model pemetaan pikiran yang menempatkan diri yang belajar sebagai pusat pergerakan pikiran yang direfleksikan dalam gambar yang penuh warna dan jejaring.

image

(sumber : blog.iqmatrix.com)

Mind Map adalah cara mencatat yang kreatif, efektif, memetakan pikiran-pikiran kita, secara menarik, mudah dan berdaya guna. Dengan mind map merupakan usaha untuk ;

  • mengembangkan kegiatan berpikir ke segala arah, menangkap berbagai pikiran dalam berbagai sudut;
  • mengembangkan cara pikir divergen, berpikir kreatif.

Berdasarkan ilustrasi di atas tergambar bahwa Mind Map merupakan  cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak  dengan menempatkan informasi dalam ruang yang mudah digunakan saat perlu. Mind Map menggambarkan model berpikir organisasional.

Manfaat membuat mind map menurut web illumene.co.uk di antaranya adalah  :

  • Hemat waktu – perangkat ini sangat fleksibel sehingga dapat diadaptasikan untuk berbagai tugas dan akan meningkatkan efisiensi
  • Mengembangkan skill organisasi – pada satu halaman dapat menampilkan informasi secara terorganisir dengan format yang mudah diikuti, mudah bagi orang lain untuk membaca dan menambahkan gagasan mereka ke dalam mind map tersebut.
  • Meningkatkan memori – struktur dari mind map membuat anda mengingat lebih banyak.

Untuk para guru, mind map dapat digunakan  saat mendeskripsikan keterkitan antar materi pelajaran yang akan ditungkan dalam suatu konsep yang disajikan dalam beberapa paket satuan informasi. Mind map dapat pendidik gunakan dalam banyak kegiatan,  seperti :

  • Perencanaan dan persiapan pembelajaran (RPP)
  • Perencanaan kurikulum
  • Penyediaan ikhtisar materi pelajaran bagi siswa
  • Penyusunan perangkat mengajar di kelas
  • Perencanaan penilaian siswa
  • Penyusunan keterkaitan konsep materi pelajran antartahun.

Apa saja yang perlu disediakan untuk mulai membuat Mind Map?

  • Kertas kosong tak bergaris
  • Pena dan pensil warna
  • Proses berpikir
  • Imaginasi

Berikut langkah-langkah untuk membuat mind map (www.mind-mapping.co.uk) :

1. Ambil sebuah kertas kosong (A4 atau sejenisnya)

2. Gunakan orientasi landscape

3. Mulai dari tengah

4. Buat gambar yang terkait dengan topik materi yang akan dibuat mind map (gunakan setidaknya 3 warna, buat gambar secara bebas, jangan kaku)

5. Buat subtopik yang mengelilingi lingkaran seperti judul bab dalam sebuah buku :

  • Tulis kata-kata dalam huruf kapital dan buat sebuah gambar ilustrasinya
  • Tempatkan dalam garis yang panjangnya sama
  • Garis utama dibuat tebal
  • Hubungkan langsung dengan gambar utama

7. Mulai tambahkan level pikiran lapis ke-2. Kata-katanya terkait dengan cabang utama.

  • Buat garis penghubung yang lebih tipis utk membuat perbedaan
  • Kata-kata ditulis dalam huruf kecil

8. Tambahkan level pikiran lapis ke-3 dan ke-4 sejalan dengan apa yang muncul di pikiran Anda.

  • Gunakan gambar sebanyak mungkin daripada menambahkan kata-kata
  • Tuangkan pikiran anda secara bebas

9. Tambahkan kotak atau bentuk lainnya di sekeliling gambar untuk membedakan poin yang penting

10. Sesekali tambahkan garis berwarna dengan jenis garis yang berbeda

11. Buat setiap mind map lebih :

  • cantik
  • artistik
  • berwarna
  • imaginatif
  • dimensional

12. Bersenang-senanglah dalam membuat mind map. Tambahkan sedikit humor di dalamnya

Setelah jadi mind map juga dapat dibuat dalam bentuk digital, ditampilkan dengan lebih menarik. Contoh beberapa mind map yang sudah jadi diantaranya adalah :

image

(sumber : www.mind-mapping.co.uk)

Model di mendeskripsikan setiap satuan informasi diletakan dalam  alur pikir dalam bentuk siklus. Model ini dapat  digunakan dalam mendeskripsikan hubungan fungsional dalam struktur sistem. Diagram di atas dapat pula digunakan untuk menggambarkan perkembangan sesuatu dari waktu-ke waktu.

image

(sumber : www.open.ac.uk)

Model di atas mendeskripsikan kerangka pikir analisis. Hubungan antara setiap unsur bisa tidak memiliki keterkaitan langsung bahkan dapat mencerminkan perbedaan. Contoh seperti ini dapat digunakan dalam sistem pembelaran tematik seperti mengeksplorasi topik lingkungan dilihat dari berbagai dimensi, misalnya dari dimensi pelajaran ekonomi, sosial, agama, dan geografi dan biologi. Model itu juga cocok digunakan dalam satu mata pelajaran saja tetapi meliputi banyak kompetensi dasar.

image

(sumber : www.mindmapart.com)

Model di atas mendeskripsikan model berpikir yang juga bergerak dari satu topik utama dan kompleksitasnya dalam konteks kehidupan. Pada deskripsi di atas terdapat topik yang tidak terkait pada topik yang menjadi pusat permbahasan. Namun demikian dalam konteks tertentu titik silang antara topik utama dengan topik lain menjadi bahan perhatian yang menarik.

image

( sumber : www.globalgateway.org.uk )

Model yang terakhir merupakan model yang mendeskripsikan analisis unsur yang kurang memperhatikan hubungan antara komponen satu dengan komponen yang lainnya. Pencabangan seperti ini sering kita dapatkan pada berbagai model analisis cabang ilmu, semakin spesifik semakin tidak jelas hubungannya dalam konteks yang holistik.

Model-model itu semoga menjadi isnpirasi pendidik untuk mengembangkan model lain yang merupakan bentuk penyempurnaan dari yang telah ada. Tips yang perlu kita ingat adalah, inovasi itu tidak turun dalam keseluruhan bentuk yang baru, melainkan tumbuh sedikit-sedikit dalam bentuk perbaikan dari yang sudah ada sebelumnya.

Demikian sedikit ulasan tentang mind map. Selamat mencoba membuatnya dan buktikan bahwa mind map dapat meningkatkan efektivitas dan  efisiensi pembelajaran.

Read More

Mind Mapping

 

Apa Itu Mind Map

image

Apa sih mind map?? mind map merupakan peta fikiran, seperti situs yang punya sitemap bagaimana kalo kita memetakan semua fikiran2 kita??. Mind map merupakan cara untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambilnya kembali ke luar otak. Bentuk mind map seperti peta sebuah jalan di kota yang mempunyai banyak cabang. Seperti halnya peta jalan kita bisa membuat pandangan secara menyeluruh tentang pokok masalah dalam suatu area yang sangat luas. Dengan sebuah peta kita bisa merencanakan sebuah rute yang tercepat dan tepat dan mengetahui kemana kita akan pergi dan dimana kita berada.

Mind map bisa disebut sebuah peta rute yang digunakan ingatan, membuat kita bisa menyusun fakta dan fikiran sedemikian rupa sehingga cara kerja otak kita yang alami akan dilibatkan sejak awal sehingga mengingat informasi akan lebih mudah dan bisa diandalkan daripada menggunakan teknik mencatat biasa.

Beberapa manfaat memiliki mind map antara lain :

  • Merencana
  • Berkomunikasi
  • Menjadi Kreatif
  • Menghemat Waktu
  • Menyelesaikan Masalah
  • Memusatkan Perhatian
  • Menyusun dan Menjelaskan Fikiran-fikiran
  • Mengingat dengan lebih baik
  • Belajar Lebih Cepat dan Efisien
  • Melihat gambar keseluruhan

Mind map menggunakan kemampuan otak akan pengenalan visual untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya. Kita bisa  membuat mindmap sendiri menggunakan tulisan tangan dengan mengkombinasikan warna, gambar juga cabang-cabang melengkung sesuai yang kita inginkan, Mind map lebih merangsang secara visual sehingga ga bosan untuk dilihat. Mindmap bisa juga dibikin dengan menggunakan software. Dibawah Contoh mind map yang saya buat dengan software Concept Draw MindMap Professional 5, bertemakan wireless, softwarenya tidak sulit untuk digunakan kita bisa menambahan subtopic di setiap topic atau memindahkan subtopic ke dalam topic yang lain. Contoh mindmap dibawah belum saya masukkan gambar2 menarik jadi terlihat sedikit membosankan, di software tersebut ada fasilitas memasukkan gambar untuk tiap cabang. Membuat mindmap sendiri dengan tulisan tangan dan membuat gambar yang lebih imajinatif akan lebih menarik dan lebih teringat.

Agar lebih jelas dan mudah diingat kembali Mind Map yang dibuat menggunakan software CDMP5 kita bisa memberi keterangan di setiap topic  dan subtopic dengan memberikan note(catatan) didalamnya.

Sumber: http://www.zymanq.com/mind-map.htm

Read More

Mind Mapping

 

Apa Itu Mind Map

image

Apa sih mind map?? mind map merupakan peta fikiran, seperti situs yang punya sitemap bagaimana kalo kita memetakan semua fikiran2 kita??. Mind map merupakan cara untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambilnya kembali ke luar otak. Bentuk mind map seperti peta sebuah jalan di kota yang mempunyai banyak cabang. Seperti halnya peta jalan kita bisa membuat pandangan secara menyeluruh tentang pokok masalah dalam suatu area yang sangat luas. Dengan sebuah peta kita bisa merencanakan sebuah rute yang tercepat dan tepat dan mengetahui kemana kita akan pergi dan dimana kita berada.

Mind map bisa disebut sebuah peta rute yang digunakan ingatan, membuat kita bisa menyusun fakta dan fikiran sedemikian rupa sehingga cara kerja otak kita yang alami akan dilibatkan sejak awal sehingga mengingat informasi akan lebih mudah dan bisa diandalkan daripada menggunakan teknik mencatat biasa.

Beberapa manfaat memiliki mind map antara lain :

  • Merencana
  • Berkomunikasi
  • Menjadi Kreatif
  • Menghemat Waktu
  • Menyelesaikan Masalah
  • Memusatkan Perhatian
  • Menyusun dan Menjelaskan Fikiran-fikiran
  • Mengingat dengan lebih baik
  • Belajar Lebih Cepat dan Efisien
  • Melihat gambar keseluruhan

Mind map menggunakan kemampuan otak akan pengenalan visual untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya. Kita bisa  membuat mindmap sendiri menggunakan tulisan tangan dengan mengkombinasikan warna, gambar juga cabang-cabang melengkung sesuai yang kita inginkan, Mind map lebih merangsang secara visual sehingga ga bosan untuk dilihat. Mindmap bisa juga dibikin dengan menggunakan software. Dibawah Contoh mind map yang saya buat dengan software Concept Draw MindMap Professional 5, bertemakan wireless, softwarenya tidak sulit untuk digunakan kita bisa menambahan subtopic di setiap topic atau memindahkan subtopic ke dalam topic yang lain. Contoh mindmap dibawah belum saya masukkan gambar2 menarik jadi terlihat sedikit membosankan, di software tersebut ada fasilitas memasukkan gambar untuk tiap cabang. Membuat mindmap sendiri dengan tulisan tangan dan membuat gambar yang lebih imajinatif akan lebih menarik dan lebih teringat.

Agar lebih jelas dan mudah diingat kembali Mind Map yang dibuat menggunakan software CDMP5 kita bisa memberi keterangan di setiap topic  dan subtopic dengan memberikan note(catatan) didalamnya.

Sumber: http://www.zymanq.com/mind-map.htm

Read More

Mind Mapping

0031

Judul: Sekilas Tentang Mind Map
Bahan ini cocok untuk Informasi / Pendidikan Umum bagian PENDIDIKAN / EDUCATION.
Nama & E-mail (Penulis):
Yovan
Konsultan di Jakarta
Topik: Metode Pembelajaran
Tanggal: 16 Maret 2008

Ketidakmampuan memproses informasi secara optimal di tengah derasnya arus informasi telah meyebabkan banyak individu mengalami hambatan dalam belajar ataupun bekerja. Fakta di lapangan menunjukan bahwa hanya sedikit individu yang mampu menangani informasi secara efektif dan menjadi pemenang di tengah persaingan yang ketat saat ini. Kebanyakan individu sisanya gagal menangani informasi seoptimal mungkin dan hanya bisa termangu menyaksikan dunia yang terus berputar di hadapan mereka tanpa mampu memberikan kontribusi berarti.
Jika ditelaah lebih lanjut, sebenarnya hambatan pemrosesan informasi terletak pada dua hal utama; proses pencatatan dan proses penyajian kembali. Keduanya merupakan proses yang saling berhubungan satu sama lain.
Khusus mengenai pencatatan, seringkali individu tanpa disadari membuat catatan yang tidak efektif. Kebanyakan individu melakukan pencatatan secara linear, baris per baris. Tidak sedikit pula di antara mereka membuat catatan dengan cara menyalin langsung seluruh informasi yang tersaji di buku. Hal ini tentunya kemudian berujung pada kesulitan untuk mengingat dan menggunakan seluruh informasi tersebut dalam belajar atau bekerja.
Kebiasaan ini sangat kontraproduktif dengan pencapaian hasil pembelajaran optimal. Aktifitas mencatat seperti ini memaksa pikiran untuk bekerja (membuat catatan) secara terpisah dari proses pengingatan dan pembelajaran. Penggunaan pikiran lebih sedikit dibandingkan penggunaan mata dan tangan. Segera setelah melihat informasi yang tersaji, tanpa sebelumnya melakukan evaluasi kritis, mereka langsung menyalin tanpa menghiraukan apakah catatan yang dibuat nantinya dapat membantu proses pengingatan/pembelajaran.
Sementara dalam kaitannya dengan penyajian kembali informasi, terlebih dahulu hal yang paling dibutuhkan adalah kemampuan memanggil ulang (recalling) informasi yang telah dipelajari. Recalling merupakan kemampuan menyajikan secara tertulis atau lisan berbagai informasi dan hubungannya, dalam format yang sangat personal. Hal ini juga merupakan indikator pemahaman individu atas informasi yang diberikan. Jelaslah kiranya bahwa proses recalling sangat erat hubungannya dengan peroses pengingatan (remembering).
Hal yang paling berperan dalam pengingatan adalah asosiasi yang kuat antar informasi berikut dengan interpretasi dari informasi tersebut. Kondisi ini hanya dapat terjadi ketika informasi tersebut memiliki representasi mental di pikiran. Penciptaan representasi mental sangat penting karena seperti yang diutarakan oleh Profesor Psikologi dari University of Illinois di Chicago, Stelan Ohlsson, berbagai proses problem solving dapat optimal jika sebelumnya individu membentuk representasi mental dari kondisi yang dihadapi. Sederhanya jika seseorang ingin mengingat "mobil" maka sebelumnya ia perlu memastikan adanya representasi mental mengenai "mobil" di pikirannya. Mungkin berupa gambar, rasa atau suara yang berkenaan dengan "mobil". Akan jauh lebih baik sekiranya representasi mental tersebut juga memiliki hubungan dengan informasi yang lain. Dalam contoh "mobil", maka informasi yang berhubungan misalnya "merk tertentu", "harga", "kecepatan" dan lainnya. Hubungan antar informasi tersebut perlu dipahami secara personal sehingga setelahnya tercipta representasi mental yang mudah diingat.
Satu-satunya bentuk pencatatan yang dapat mengakomodir berbagai maksud di atas adalah Mind Map. Dengan mengaplikasikan Mind Map individu dapat mengantisipasi derasnya laju informasi dengan memiliki kemampuan mencatatat yang memungkinkan terciptanya "mental computer printout". Hal ini tidak hanya berguna untuk membantu dalam mempelajari informasi yang diberikan, tapi juga dapat merefleksikan pemahaman personal yang mendalam atas informasi tersebut. Tidak disangsikan lagi, bahwa Mind Map dapat meningkatkan kemampuan mengingat dan menggunakan informasi secara dramatis.
Selain itu Mind Map juga dapat mengefisienkan penggunaan waktu individu alam mempelajari suatu informasi. Hal ini utamanya disebabkan karena Mind Mapdapat menyajikan gambaran menyeluruh atas suatu hal sehingga individu dapat menguasai suatu hal dalam waktu yang lebih singkat. Dengan kata lain Mind Mapmampu memangkas waktu belajar dengan mengubah pola pencatatan linear yang memakan waktu menjadi pencatatan efektif yang sekaligus langsung dapat dipahami oleh individu. Banyak bukti di lapangan yang mengindikasikan Mind Mapdapat memangkas waktu belajar hingga 50%. Perusahaan konsultasi manajemen ternama, McKinsey & Company, mewajibkan para konsultannya semenjak perekrutan menguasai teknologi Mind Map sehingga dapat lebih mengefisienkan kerja sekaligus memberikan pemahaman menyeluruh atas kondisi yang tengah dihadapi.
Jika dikaitkan dengan kreatifitas, aplikasi Mind Map dapat pula meningkatkan kreatifitas individu maupun kelompok. Hal ini disebabkan salah satunya karena Mind Map memungkinkan penggunaan unsur-unsur kreatifitas seperti gambar, bentuk, warna dan lainnya dalam membentuk representasi mental. Selain itu Mind Map juga mengakomodir berbagai point of view yang berbeda dari individu dalam kelompok. Berbagai teknologi pikiran yang memacu kreatifitas seperti; brainwriting, brainwalking dan semantic intuition sangat kompatibel dengan Mind Map.
Banyak individu yang telah meraih keberhasilan berkat daya kreatifitas yang dimunculkan melalui Mind Map. Seorang di antaranya adalah Walt Disney. Ia disebut sebagai seorang yang paling keratif pada abad 20. keratifitasnya dapat sangat tinggi disebabkan karena ia bisa menjalankan 3 fungsi pemikiran sekaligus, pemimpi, realis dan kritik. Dan seluruh fungsi tersebut dapat ia jalankan dengan optimal melalui aplikasi Mind Map. Kreatifitas adalah hal yang menyebabkan Walt Disney sebagai pemain utama pada industri hiburan.
Aplikasi Mind Map memungkinkan terciptanya kreatifitas individu sehingga secara otomatis "memaksa" setiap individu untuk berpikir melampaui batasannya. Menurut Ryuta Kawashima, head of the neuroscientist dari Tohoku University di jepang, pencipta brain training, pikiran (bukan otak) memiliki usianya sendiri yang berbeda dengan usia biologis individu. Jika individu menggunakannya, maka ia membuatnya lebih muda. Sebaliknya jika individu tidak menggunakannya ia membuatnya menjadi lebih tua. Sehingga tidak berlebihan kiranya jika dikatakan bahwa aplikasi Mind Map dapat mempermuda usia pikiran anda.
Sehingga jelaslah dari berbagai manfaat yang telah diuraikan di atas, penguasaan kemampuan Mind Map merupakan suatu keharusan karena memberikan banyak manfaat baik bagi individu maupun bagi kelompok.

Sumber;

http://re-searchengines.com/0308yovan2.html

Read More

Mind Mapping

Salah satu pengembangan mind mapping bisa menjadi sumber inspirasi kita untuk berkarya membuat PTK, Tesis maupun Disertasi. Berikut contoh tesis menggunakan model pembelajaran Mind Mapping.

 

MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG SISWA KELAS V SD NEGERI TUNGGULSARI II UPTD DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN SURAKARTA

MAWASID, NURTESTI HANDAYANI (2009)

Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan pemahman konsep sifat-sifat bangun ruang siswa menggunakan model pembelajaran mind mapping. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bersifat kolaboratif antara peneliti, guru kelas V dan Kepala Sekolah. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Tunggulsari II UPTD Dikpora Kecamatan Laweyan Surakarta sejumlah 21 siswa. Pelaksanaan tindakan kelas dilaksanakan tiga kali putaran. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode pokok yang meliputi observasi dan catatan lapangan dan metode bantu yang meliputi wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah deskriftif kualitatif dengan analisis interaktif yang terdiri dari penyajian data, reduksi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) model pembelajaran mind mapping dapat meningkatan pemahaman konsep sifat-sifat bangun ruang siswa, hal ini dapat dilihat dari: (a) siswa yang mengemukakan pendapat dan pertanyaan, dari 5% sebelum tindakan menjadi 68% pada akhir tindakan, (b) siswa yang menjawab pertanyaan, dari 23% sebelum tindakan menjadi 84% pada akhir tindakan, (c) siswa yang menjelaskan pada teman, dari 10% menjadi 63% pada akhir tindakan. 2) pemahaman konsep siswa dalam materi pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan kelulusan belajar siswa dari 48% sebelum tindakan menjadi 84% pada tindakan terakhir.

Sumber: http://etd.eprints.ums.ac.id/5578/

Read More

Mind Mapping

 

“Mind Mapping & Multiple Intelligences”

ABSTRAK
Implementasi Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Melalui Mind Mapping Berbasis Multiple Intelligences Siswa Kelas V di SD Ngesrep 02 Tahun Pelajaran 2007/2008

Endang Swastyaskuningsih, 2007. 48 halaman.

Permasalahan yang akan dibahas adalah apakah Implementasi Mind Mapping dan Multiple Intelligences dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Ngesrep 02. Penelitian Tindakan Kelas bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa kelas V melalui implementasi Mind Mapping berbasis Multiple Intelligences.
Metode penelitian tindakan kelas terdiri dari; setting penelitian, subjek penelitian, sumber data, teknik dan alat pengumpulan data, validitas data, analisis data, indikator kinerja, dan prosedur penelitian. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari tiga siklus; masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan; planning, acting, observing, dan reflecting.
Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa melalui imlementasi Mind Map berbasis Multiple Intelligences terbukti dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal pada siswa kelas V SD Ngesrep 02. Rata-rata peningkatan kecerdasan interpersonal siklus satu 1,11 %; siklus kedua 1,07 % dan siklus ketiga 1,07 %. Model pendekatan Mind Mapping berbasis Multiple Intelligences cenderung dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal pada siswa kelas V. Dengan demikian model ini dapat dipergunakan dan dikembangkan untuk membantu guru dalam memecahkan persoalan yang sejenis. Peneliti merekomendasikan perlu diadakan tindak lanjut penelitian tindakan kelas Implementasi Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Melalui Mind Mapping Berbasis Multiple Intelligences pada siswa Sekolah Dasar.
Kata-kata kunci: Interpersonal, Mind Mapping, Multiple Intelligences.

Hasil Penelitian
Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa melalui imlementasi tahap-tahap Mind Mapping berbasis Multiple Intelligences terbukti dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal pada siswa kelas V SD Ngesrep 02. Rata-rata peningkatan kecerdasan interpersonal siklus satu 1,11 %; siklus kedua 1,07 % dan siklus ketiga 1,07 %. Model pendekatan Mind Mapping berbasis Multiple Intelligences cenderung dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal pada siswa kelas V. b.
Karakteristik Multiple Intelligences dalam peningkatan kecerdasan interpersonal siswa kelas V SD Ngesrep 02 terdiri dari: (1) pelibatan minat siswa melalui tujuh kecerdasan linguistik, tubuh-kinestik , musikal, interpersonal, intrapersonal, logis-matematis, dan spasial; (2) memotivasi siswa (3)penjelasan-pemberian contoh; dan (4)penggunaan rencana pembelajaran minggu lalu.
Dengan demikian model ini dapat dipergunakan dan dikembangkan untuk membantu guru dalam memecahkan persoalan yang sejenis. Peneliti merekomendasikan perlu diadakan tindak lanjut penelitian tindakan kelas Implementasi Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Melalui Mind Mapping Berbasis Multiple Intelligences siswa  di Sekolah Dasar.
Penutup
1. Simpulan
a. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa melalui imlementasi tahap-tahap Mind Mapping berbasis Multiple Intelligences terbukti dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal pada siswa kelas V SD Ngesrep 02. Rata-rata peningkatan kecerdasan interpersonal siklus satu 1,11 %; siklus kedua 1,07 % dan siklus ketiga 1,07 %. Model pendekatan Mind Mapping berbasis Multiple Intelligences cenderung dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal pada siswa kelas V. Dengan demikian model ini dapat dipergunakan dan dikembangkan untuk membantu guru dalam memecahkan persoalan yang sejenis. Peneliti merekomendasikan perlu diadakan tindak lanjut penelitian tindakan kelas Implementasi Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Melalui Mind Mapping Berbasis Multiple Intelligences pada siswa Sekolah Dasar.
2. Implikasi/Rekomendasi
a. Peneliti merekomendasikan kepada rekan- rekan guru untuk menindak lanjuti penelitian tindakan kelas Implementasi Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Melalui Mind Mapping Berbasis Multiple Intelligences.
b. Pembelajaran bermakna dapat diupayakan melalui kebermaknaan materi pelajaran dengan: (1)mata pelajaran lain- kehidupan siswa; (2)multi metode-pendekatan-interaksi; (3)situasi pembelajaran yang kondusif-mendidik dan ramah; (4)fasilitas pendukung; (5)berpikir kritis-kreatif; (6) model keteladanan sikap; (7)kebersamaan-kemandirian; gerakan seluruh anggota tubuh (9)membimbing siswa; (10)penilaian autentik; (11)pemberian reward; (12)pelaporan berkala hasil evaluasi pribadi siswa disertai pesan- pesan positip; dan (13)guru- sekolah mengadakan acara silaturohmi dengan orang tua.
Saran
a. Mengingat penelitian ini baru berjalan tiga siklus; maka peneliti mengharapkan adanya peneliti lain/guru dapat melanjutkan penelitian untuk mendapatkan temuan yang lebih signifikan.
b. Instrumen yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini masih merupakan instrumen yang tingkat validitasnya belum memuaskan. Peneliti berikutnya diharapkan dapat mencoba dengan instrumen yang lebih standar.
c. Mengingat model Implementasi Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Melalui Mind Mapping Berbasis Multiple Intelligences Kelas V SD Ngesrep 02 dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa maka sekolah yang karakteristiknya sama dapat menerapkan strategi pembelajaran serupa untuk meningkatkan kecerdasan siswa secara lebih optimal.
d. Sekolah yang memiliki masalah relatif sama dapat menerapkan pula media Mind Mapping untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa.

Sumber:

http://endang_99.blog.plasa.com/2008/09/12/mind-mapping-multiple-intelligences/

Read More

Mind Mapping

 

Peta Pikiran (Mind Mapping)

0006

Membuat catatan yang efektif, mudah dipahami, dan mudah diingat dalam pikiran yang dikembangkan dengan tehnik pembuatan PETA PIKIRAN atau MIND MAPPING.

Peta pikiran ini sebenarnya bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk membuat catatan tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk merekam pola pikiran ke dalam bentuk tertulis. Tulisan yang dibuat tidak berupa tulisan yang flat tetapi di gambarkan menyerupai jejaring.

Jejaring tersebut dimulai dari topik apa yang akan di catat atau topik apa yang akan diringkas dari suatu buku, artikel yang dibaca, atau materi apa yang mau disajikan dalam presentasi.

Dengan PETA PIKIRAN ini otak akan terpancing untuk memberikan alur-alur apa saja yang akan terhubung dengan pokok basahas yang akan didetailkan atupun diringkas.

Peta pikiran ini di gambarkan sedemikian rupa menyerupai pola yang ada dalam pikiran. PETA PIKIRAN ini ditemukan oleh TONY BUZAN dengan tujuan untuk memindahkan pikiran ke dalam kertas ataupun menyusun informasi agar mudah untuk diingat.

Berikut ini kekurangan membuat catatan linier dan kelebihan menggunakan peta pikiran:

Kekurangan Catatan Liner

- Waktu terbuang untuk menulis kata-kata yang tidak memiliki hubungan dengan ingatan.

- Waktu terbuang untuk membaca kembali kata-kata yang tidak perlu (kurang lebih 90%).

- Waktu terbuang untuk cari kata kunci pengingat.

- Hubungan kata kunci pengingat terputus oleh kata-kata yang memisahkan.

- Kata kunci pengingat terpisah oleh jarak.

Kelebihan PETA PIKIRAN

- Mudah melihat gambaran keseluruhan.

- Membantu otak untuk: mengatur, mengingat, membandingkan, dan membuat hubungan.

- Memudahkan penambahan informasi baru.

- Pengkajian ulang bisa lebih cepat.

- Setiap peta bersifat unik.

Cara ini sangat membantu tidak saja untuk membuat catatan tetapi metode belajar dan meringkas yang sangat mudah dan gampang sekali digunakan untuk menghafal atau menceritakan kembali apa yang sudah di tulis.

0009

Sumber:

http://ksupointer.com/2009/peta-pikiran-mind-mapping

Read More

Follow by Email

Terima kasih atas komentar anda :-)

My Data

Follow me

About Me

My NetworkedBlogs

Designed ByBlogger Templates