WRITE WHAT YOU DO AND DO WHAT YOU WRITE

Jumat, 24 Oktober 2014

KUMPULAN VIDEO PERCOBAAN KIMIA SEDERHANA

Read More

UNTAIAN TETESAN YANG GILA

ASSALAMUALAIKUM WR. WB.

image

Gambar Stalagmit dan Stalaktit

Untuk memperlihatkan bagaimana terjadinya kimia dalam gua, kamu dapat membuat sendiri pembentukan batuan kristal (stalagmit dan stalaktit).

Sebagian besar gua terbuat dari batu kapur. Batu kapur adalah batuan yang mudah aus (terkikis) oleh air. Selama beribu-ribu tahun, larutan air dan kalsium karbonat secara lambat laun mengikis ruangan-ruangan besar dalam batuan berukuran besar sekali. Larutan yang sama menetes melalui celah-celah retakan pada atap gua. Ketika air menguap ke udara, dihasilkan karbon dioksida dan terbentuk mineral kalsit yang pada. Kalsit itu berubah menjadi endapan untaian tetesan air kapur yang membeku dan keras, yang dinamakan stalaktit, yang bergantung dari atap-atap gua. Stalagmit adalah bentukan batuan serupa, yang tumbuh dari dasar gua, karena tetesan.

Bahan dan Alat Yang diperlukan

  1. Air panas
  2. 2 bejana berukuran setengah liter
  3. Serbet
  4. 1 cangkir soda cuci
  5. Pisin bundar
  6. 3 utas tali kecil (benang)

Jalannya Percobaan

Isilah kedua bejana dengan air panas sampai hampir penuh. Masukkan dan aduk soda cuci ke dalam kedua bejana, sampai soda cuci tidak dapat larut lagi. Pakai serbet dan ikat kedua ujung dan tengahnya dengan benang. Masukkan ujung-ujung “tambang” yang kamu buat ke dalam air dalam kedua bejana, membentuk jembatan. Usahakan agar ujung tambang menyentuh dasar bejana. Taruh pisin di bawah jembatan serbet untuk menampung tetesan. Dalam waktu 3 sampai 5 hari terbentuk untaian tetesan beku.

 

Apa yang terjadi?

Air dan larutan soda menyerap ke atas kedua ujung tali serbet dan menetes dari tengah. Tetesan-tetessan itu berubah menjadi batang soda yang keras, dan akan bertemu di tengah. Peristiwa yang serupa terjadi di dalam gua. Akan tetapi, terjadinya endapan dalam gua berlangsung selama ratusan tahun, sedangkan tiang sodamu hanya memerlukan beberapa hari.

Mengapa?

Air merambat melalui tali serbet dengan cara mengisi semua kantung udara dalam serbet kain. Peristiwa ini disebut kapilaritas dan serupa dengan yang terjadi pada sumbu kompor minyak tanah. Soda cuci diangkut melalui “tambang” oleh air yang menetes ke bawah dari tengah-tengah tambang. Air kemudian menguap dan meninggalkan tiang soda yang mengeras. Ketika kamu memasukkan soda cuci ke dalam air dalam bejana lalu mengaduknya sampai soda cuci tidak larut lagi, kamu membuat larutan itu jenuh. Molekul-molekul larutan yang mendingin kemudian mengkristal atau menjadi keras.

Semoga Bermanfaat. Aamiin. :)

 

Wassalamualaikum Wr. Wb.

 

Web Kimia Asyik

http://www.trigpss.com/

Read More

PERCOBAAN KIMIA SEDERHANA

reaksi kimia

Assalamualaikum Wr. Wb.

Berikut ini contoh-contoh percobaan sederhana yang idenya muncul dari fenomena kimia yang ada di sekitar kita yang ada kaitannya dengan materi ajar di kelas.

  • Untuk menunjukkan adanya ikatan hidrogen antar molekul air, letakkan 2 batang tusuk gigi secara berhadapan. Adanya molekul-molekul air dapat ditunjukkan dengan mematahkan ikatan antar molekulnya menggunakan 1 batang tusuk gigi yang dicelupkan ke dalam air sabun dan kemudian diletakkan diantara 2 batang tusuk gigi tadi, sehinggga secara spontan kedua batang akan saling menjauh sebagai akibat patahnya ikatan antar molekul air. Hal ini dapat dimodifikasi dengan menggunakan air susu yang ditetesi beberapa warna di tengah-tengah, lalu dengan cara yang sama tusuk gigi yang telah dicolekkan pada sabun colek diletakkan di tengah-tengah warna tersebut, maka secara spontan warna-warna tersebut akan menepi.
  • Untuk menunjukkan ciri-ciri reaksi kimia, dapat dilakukan dengan cara mudah, yaitu :

a. Pembentukan gas : mereaksikan asam cuka dengan soda kue, cangkang telur dengan asam cuka.

b. Pembentukan endapan : mereaksikan uang logam dengan asam cuka, garam inggris dengan ammonium hidroksida (dapat dibeli di apotik).

c. Perubahan warna : daging apel dengan oksigen di udara, roti tawar dengan larutan iodin, kertas dengan larutan iodin (tulisan ajaib).

d. Perubahan suhu : mereaksikan soda kue dengan asam sitrat.

chemistry-ms

  • Untuk menunjukkan pengaruh konsentrasi, luas permukaan, dan suhu kita dapat menggunakan reaksi soda kue + cuka dengan berbagai variasi konsentrasi dari salah satunya (soda kue / cuka), cangkang telur (digerus dan dipotong-potong) dengan cuka, dan garam inggris (dipanaskan pada berbagai suhu) dengan ammonia.
  • Untuk menunjukkan tekanan osmosis, kita dapat melakukan percobaan : sediakan dua gelas, gelas yang satu diisi air sedangkan yang satunya diisi air garam. Masukkan ke dalam kedua gelas wortel yang masih segar dengan ukuran sama. Amati yang terjadi setelah 24 jam.
  • Kita dapat membuktikan adanya ion fosfat dalam minuman bersoda (sprite, coca-cola, fanta) sebagai buffer yang mampu mempertahankan pH dengan cara menambah sedikit asam, basa, dan pengenceran.
  • Untuk mengetahui adanya zat besi pada beberapa buah-buahan, seperti anggur, nanas, apel, arbei, dapat dilakukan percobaan : Siapkan jus buah-buahan yang akan diteliti, lalu tuangkan sedikit pada gelas bening. Tambahkan sejumlah yang sama teh kental yang telah didiamkan kira-kira 1 jam. Aduk dan biarkan beberapa saat, catat waktu terjadinya endapan pada dasar gelas. Endapan yang terbentuk merupakan zat besi yang terkandung dalam buah yang bereaksi dengan zat kimia dalam teh. Jumlah dan kecepatan terbentuknya endapan menandakan banyaknya zat besi di dalam buah.

Semua bahan dan alat yang digunakan dalam percobaan tersebut dapat dengan mudah diperoleh dan harganya murah, tetapi mampu menunjukkan pembuktian suatu konsep. Percobaan-percobaan tersebut pasti menarik bagi kita, karena selain mudah dilakukan juga merupakan percobaan yang baru karena belum pernah dijumpai sebelumnya.

 

Semoga Bermanfaat. Aamiin.

 

Wassalamualaikum Wr. Wb..

 

Webblog : Kimia Asyik

http://www.trigpss.com/

Read More

SODA YANG BERSINAR

image

Gambar Soda Cuci

Dalam percobaan ini kita tidak menggunakan soda pop, tetapi soda cuci. Ya, benar! Meskipun dala kegiatan ini soda semuanya habis, bahan itu tetap bersinar.

 

Bahan dan Alat Yang diperlukan

  1. Gelas sekali pakai yang diisi setengahnya dengan air panas
  2. Sendok
  3. ½ cangkir soda cuci
  4. Kaca pembesar

 

Jalannya Percobaan

Tuangkan pada soda cuci perlahan-lahan ke dalam air, sambil mengaduknya, sampai tidak ada soda cuci lagi yang dapat larut. Simpan gelas di suatu tempat, dan lihatlah sering-sering dalam beberapa jam berikutnya.

 

Apa yang terjadi?

Ketika air mendingin dan mulai menguap, terbentuk kristal di sisi atau dinding dan dasar gelas.

 

Mengapa?

Ketika kamu melarutkan soda cuci (zat terlarut) ke dalam air panas (zat pelarut) sampai tidak ada lagi soda cuci yang dapat larut, kamu memasukkan lebih banyak zat terlarut ke dalam air, yang tidak dapat ditampung air pada saat air itu dingin. Jika larutan jenuh itu mendingin, molekul-molekul soda cuci saling mengikat membentuk kristal.

 

Bagaimana sekarang?

Tuangkan kristal kristal soda cuci dari gelas ke dalam wadah yang dangkal. Tempatkan wadah itu di tempat panas yang disinari matahari selama 24 jam dan biarkan air menguap.

 

Semoga Bermanfaat. Aamiin. :)

 

Salam Web Kimia SMK Asyik

http://www.trigpss.com/

Read More

Rabu, 22 Oktober 2014

DI KUNgKUNG ES

image

Jika kamu dikelilingi es, kamu akan membeku. Dalam percobaan ini, kamu dapat membuat air membeku menjadi padat dalam waktu tiga puluh menit, tanpa (perlu) menggunakan freezer lemari es!

Bahan dan Alat Yang diperlukan

  1. Bejana yang sempit
  2. Satu mangkuk kecil es bubuk
  3. Serbet atau serbet kertas
  4. ¼ cangkir garam
  5. Termometer
  6. Kertas dan Pensil

 

Jalannya Percobaan

Isilah bejana sempit dengan air ¼ nya lalu tempatkan di tengah-tengah mangkuk. Tumpukkan es bubuk di sekililing bejana dalam mangkuk. Lipatkah beberapa serbet atau serbet kertas untuk membungkus bagian luar mangkuk, lalu tempatkan mangkuk menempel pada sesuatu, agar serbet kertas tidak lepas. Taruhlah termometer ke dalam bejana, lalu catat suhu awal. Taburkan garam pada bubu es lalu, campurkan. Setelah kira-kira tiga puluh menit, catat kembali suhu air. Jika air belum membeku, tunggu sampai suhu mencapai 0 derajat Celcius atau lebih rendah.

 

Apa yang terjadi?

Air berubah menjadi padat (es) atau sebagian membeku (kristal es, air setengah beku).

 

Mengapa?

Karena ke dalam es dicampurkan garam, panas diserap dari bejana berisi air, sehingga suhu air diturunkan ke bawah titik bekunya.

 

Semoga Bermanfaat. Aamiin. :)

 

Salam Web Kimia SMK Asyik

http://www.trigpss.com/

Read More

PERTUNJUKAN ES

image

Apakah kubus-kubus es akan melekat dengan yang lain lebih baik, bila diberi garam atau tanpa garam?

 

Bahan dan Alat Yang diperlukan

  1. 12 kubus es
  2. 1 sendok teh garam
  3. Kertas dan pensil

 

Jalannya Percobaan

Letakkan tiga kubus es di atas tiga kubus es yang lain. Berilah tanda “Tanpa Garam”. Ambil tiga kubus es lagi, lalu taburkan garam di atas tiap kubus es. Taruhlah tiga kubus es yang tersisa masing-masing di atas tiga kubus es yang ditaburi garam. Beri tanda “Dengan Garam”. Tunggu kira-kira lima menit sampai semua kubus es cair sebagian.

 

Apa yang terjadi?

Kubus-kubus es yang diberi garam melekat lebih baik daripada kubus es yang tidak ditaburi garam.

 

Mengapa?

Molekul-molekul air yang bergerak atau berpindah dari satu kubus ke kubus yang berdekatan, seraya saling melekatkan. Semua pasangan kubus es melekat, tetapi kubus-kubus es yang diberi garam melekat lebih erat. Garam membuat es mencair lebih cepat, sehingga molekul-molekul bergerak dari satu kubus ke kubus yang lain dan saling menempel lebih cepat. Itulah sebabnya pada musim dingin di daerah bersalju, jalan ditaburi garam.

 

Semoga Bermanfaat. Aamiin. :)

 

Salam Web Kimia SMK Asyik

http://www.trigpss.com/

Read More

Minggu, 19 Oktober 2014

PENDINGIN AIR

clip_image001

Mana yang lebih dingin: air es murni atau air es bergaram?

 

Bahan dan Alat Yang diperlukan:

  1. 10 kubus es
  2. 2 gelas sekali pakai
  3. 1 sendok makan garam
  4. 2 termometer
  5. Spidol
  6. Kertas dan pensil

 

Jalannya Percobaan

Tandai setiap gelas dengan spidol: “Garam” dan “Tanpa Garam”. Masukkan termometer ke dalam kedua gelas. Masukkan lima kubus es kedalam tiap gelas, di sekeliling termometer. Ke dalam salah satu gelas, taburkan garam ke atas dan ke antara kubus-kubus es. Tunggulah apa yang terjadi kira-kira tiga puluh menit. Bacalah dan catatlah suhu pada tiap termometer.

 

Apa yang terjadi?

Suhu dalam gelas berisi air es yang diberi garam, lebih dingin.

 

Mengapa?

Air membeku pada suhu 320F atau 00C. Dalam air tak bergaram suhu biasanya di atas titik beku, sedangkan air bergaram biasanya jauh dibawahnya. Garam menyerap panas dari es dan membuatnya jauh lebih dingin sehingga menurunkan titik beku pada termometer.

 

Apa sekarang?

Lakukan lagi percobaan ini, tapi kali ini gunakan es yang bubuk sebagai pengganti kubus es. Apakah bubuk es membuat air lebih dingin? Catatlah suhu pada kedua percobaan dan bandingkan perbedaan, bila ada.

 

Semoga Bermanfaat. Aamiin. :D

 

Salam Web Kimia SMK Asyik

http://www.trigpss.com/

Read More

Follow by Email

Terima kasih atas komentar anda :-)

My Data

Follow me

About Me

My NetworkedBlogs

Designed ByBlogger Templates